Era globalisasi, membuat dunia berasa lebih sempit. Ditambah terpaan teknologi yang kian lama kian apik. Tak sedikit dari kita yang merasa tidak dapat hidup tanpa bantuan teknologi, terutama oleh gadget.
Nomophobia jenis baru dari phobia yg takut bila tidak membawa hp. Sudah dibuktikan lebih banyak orang yang memilih ketinggalan dompet dibandingkan ketinggalan hp. Mungkin karena fitur hp masa kini dapat menggantikan banyak fitur manual yg biasa kita gunakan.
Oleh karena itu bagaimana kita menyiasati kebutuhan kita dalam bergadget ria di campsite jamboree. Yang notabenenya terbatas, dihitung dari banyaknya fasilitas dan jumlah peserta yg hadir. Bukanya tidak mencukupi, tapi sekali lagi terbatas karna kita tak bisa egois menguasai colokan :D.
So gimana caranya mengakali? Gampang saja, sekarang sudah ada yg namanya powerbank sollar charger, cuma butuh tenaga matahari. Tapi bisa dicharger biasa juga ya.. Hanya saja kita tidak terlalu bergantung. Kalau enggak beli adaptor universal dan adaptor yg banyak colokan. Jadi gampangkan, minimal dapat satu slot dan membantu orang lainya.
Lalu kalau bicara soal gadgetnya, ternyata di jepang tidak bisa digunakan provider asli indonesianya (pastilah). Pilihanya adalah membeli simcard jepang, dan biasanya lebih banyak yg menyewakan hp. Kalau ingin irit, biasanya di jambore dunia disediakan wifi. Gunakan disaat orang orang tidur ya agar tidak lemot :P
Oiyaa sebenernya provider kartu dijepang sudah built in di dalam hpnya. Jadi orang jepang membeli provider gratis hp. Bukan berburu merek hp. Btw iphone juga ada tp lock, jdi jujur aja penjualan sim card jepang menurut saya tergolong baru (atau saya yg kurang up to date). Tapi jangan mentang-mentang bisa internetan lupa dengan jamborenya ya!!